sang penyair


ULURKAN TANGANMU

Aku boasan dengan kehidupanku
Menelusiri jalan yang kelam
Penuh dengan tawa
Tapi hanyalah pembalud duka
Penuh dengan kepalsuan
Yang tampak begitu nyata
                             Tolong aku...
                             Ulurkanlah tanganmu !
Kepada dunnniaku yang serasa mati
Tubuh tanpa jiwa walau bukan mumi
Mata yang buta walau terbuka
Telinga menuli walau bukan mauku
Aku lelah dengan diriku
Terjebak dalam lumpur nista
Pada-MU ku sandarkan harapan
Tuk menyelamatkanku dari derita batinku
Ulurkanlah tanganmu. . . .

Karya : Riska Nur Fatlela

Tidak ada komentar:

Posting Komentar