Kring... kring...
Terdengar bunyi jam weker Virgi, cewek ingusan
yang baru menginjak usia 17 tahun. Cewek rapuh namun slalu berusaha berani,
mudah tergugah dan tersentuh oleh sesuatu karena perasaan yang peka. Apalgi
yang berhubungan dengan cinta dan hati. Inilah kisah cita Virgi yang mudah
jatuh cinta.
Oh my god !!!
Mimpi itu terlihat nyata namun begitu
mengerikan. Apalagi saat wanita itu bilang kalau aku menjadi gadis yang mudah
jatuh cinta yang tidak akan menemukan cinta sejati sampai ada lelaki yang yang
benar” setia dan mencintaiku. Ucapan wanita itu seakan mengutukku. Sampai
akhirnya lamunanku buyar oleh detingan suara bel istirahat.
“Vir, kamu kenapa ? nglamun ja dari tadi “
tanya Mia, sahabat Virgi.
“Ah, ga papa kok “ dengan senyum maksa
“Virgi, kamu sakit ya ?? “ tanya Leo dengan
perhatian,
“Gak kok aku Cuma kepikiran sesuatu aja,,”
Lalu aku pun menceritakan mimpiku pada dua sahabatku Mia dan Leo.
“itukan Cuma mimpi Vir,jadi kamu gak usah
GEGANA Badai gini dah !” ujar Mia. (gegana badai : gelisah galau merana )
“meski mimpi tapi nyata, buktinya dalam bulan
ini berapa cow yang udah aku taksir. Ada Dion, kak Hildan, Pak Roni guru
olahraga kita lalu mas Anton guru privatku.” Kata ku
“Hahaha... kamu tu kaya’ kereta patas, cept
babget jatuh cinta.” Ledek Mia
Tawa mereka pun terhentioleh aksi nekad Leo.
Virgi kaget sahabat yang udah dia anggap kaya’ saudara menyatakan cinta
kepadanya. Virgi tak dapat percaya lalu ia menggandeng keluar Leo dan minta
penjelasan
“Leo.. apa2an sich kamu tuh. Kamu sadar gak sich
atas perbuatanmu.” Kata Virga syok
“Virgi dengarkan aku dulu, aku serius dengan
apa yang aku katakan. Jadi trimalah aku, aku akan mendampingimu dan membuktikan
ketidakbenaran mimpimu” leo meyakinkan
Ntah karna terpaksa atau apalah Virgi menerima
leo. Secepat kilat binar2 cinta itu tumbuh dengan sendirinya. Terkadang dia
kagum dengan kebaikan dan pengorbanan
leo untuk untuk menemani Virgi pada saat kutukan mimpi itu.
Hari minggu yang cerah, pagi sekali virgi
menyiram tanaman di halaman rumahnya. Tiba2 lewat cowok yang baru ia kenal,
padahal di sekeliingnya tak ada cowok yang usianya di atas Virgi.
Virgi kagum dengan kegantengan cowok itu, dan
ia juga jatuh hati padanya. Selesai menyiram tanaman Virgi di suruh ibunya
mengantarkan makanan ke rumah tetangga barunya. Dan ternyata cow itu namanya
Dimas, tepatnya mas Dimas. Anak kuiahan semester akhir jurusan hukum.
Semenjak itu Virgi menjadi dekat mas Dimas. Ia
juga memperkenalkannya kepada Mia dan Leo. Vigi takut jika cintanya pada mas
Dimas semakin lama semakin besar, akhirnya Dia pun memperkenalkan Mia pada Mas
dimas.
Hari berikutnya, ntah angin dari mana yang
mengacaukan fikiran Virgi. Apa ia merasa cemburu mendengar kabar kedekatan
antara Mia dan mas dimas. Oh my God,, dan ternyata mereka udah jadian. Virgi
merasa cemburu, dan akibatnya Leo yang kena imbas oleh kemarahannya. Hubungan
mereka pun semakin renggang. Tapi Leo tetap setia seperti janjinya.
Malam minggu yang membosankan, ia Cuma
browsina dan ngutik2 laptop kesayangannya. Yang ia beli separuh dari uang
tabungannya. Udara terasa panas, viri memutuskan untuk keluar rumah mencari
udara. Tiba2 dia ketemu dengan mas andredan mereka jalan bareng.
Sesampai di taman ujung komplek mereka malah
diam2an, keadaan semakin hening. Mereka yang tadinya akrab menjadi kagu.
Akhirnya ams Dimas memulaui bicara dengan bercerita
“dulu di taman ini papahku menyatakan cinta
pada mama, tepat di tempat yang kita injak saat ni”
“benarkah ?
pasti romantis sekali !”
“Aku ingin seperti papa,.” lalu dia diam
sejenak dan...
“virgi,, andai waktu bisa di ulang, kamulah
yang akan menjadi putriku dan aku akan menjadi orang yang paling bahagia saat
ini.” Katanya memegang tanganku
“Maksud mas Dimas.....?”
“Aku syang sama kamu Vir, aku tau kamu juga
seperti itu. Aku ingin tempat ini menjadi sanksi cinta kita, tapi itu semua
tidak mungkin.”
“Kenapa ? kamu menyesal jadian sama Mia.”
Tanya Virgi syok
“Aku memang mencintaimu Vir, tapi aku tidak
akan menyesali keputusanku. Kami jadian terlalu cepat maka aku belajar untuk
bisa mencintainya”
“semoga saja, lagian aku juga udah punya Leo “
“Benar Vir, perasaan kita memmang sama tapi
belum tentu bisa buat kta bahagia sedangkan kita sama2 sudah punya kbahaiaan
nyata yang menunggu”
Akhirnya mereka sadar jika cinta mereka
mungkin tak akan pernah bersatu karena mereka sudah memiliki kebahagiaan
sendiri. Semenjak itu Virgi terlihat murung, Virgy yang biasanya ceria seakan
di telan bumi. Mungkin karena dia merasa bersalah pada Leo dan juga kecewa pada
dirinys sendiri.
Hari minggu yang cerah tapi tak secerah
hatinya, terlihat dari jendela kamar Virgy mas Dimas jalan bareng dengan Mia.
Ntah kenapa Virgy seakan tak ada semangat untuk jalanin harinya. Ya, itulah
sososk Virgy yang sebenarnya. Terlalu mendramatisir kisah hati dan cintanya.
Tiba2 telfonnnya berbunyi, ternyata dari Leo.
Leo mengajak Virgy jalan sekalia ada hal penting yang ingin ia bicarakan.
Beberapa menit kemudian Virgy berangkat ke tempat biasa mereka bertemu.
“Leo......” ujar Virgy
“Virgy, duduk sini. Aku mau bicara penting ! “
“Iya, tapi sebelumnya aku juga mau bicara
tentang hubungan kita yang akhir2 ini lagi tidak baik yo “
“Aku mau ngomong duluan, vir aku kan pernah
berjanji akan setia menemanimu seperti pelangimu yang slalu datang saat hujan,
akupun datang menghiburmu saat kamu bersedih, seperti embun pagimu yang
menyejukkan hatimu. Atau pula sperti bulan, bintang bahkan mataharimu.”
“leo apa maksumu, jangan berbelit2 gitu.”
Potong Virgy
“Mungkin aku tidak di takdirkan bersamu untuk
memberimu kebahagiaan. Vir, aku rela kalau hubungan kita harus berakhir karna
setiaku cuma menghalanhi kamu buat bahagia”
“Leo.. please kamu gak ngomong gitu. Aku
bahagia bersama kamu. Aku aja yang selama ini bodoh dan gak sadar atas
kebahagiaan yang sejati.” Kata Virgy meneteskan airmata.
“kamu gak bodoh, aku yang sepantasnya di
salahkan udah kamu jangan nangis gini “ sambil memeluk bahu Virgy.
“Leo.. aku mau kamu berjanji padaku. Loe kamu
sayang sama aku. please jangan tinggalin aku ! “
Tanpa berkata apapun Leo hanya senyum2
sendiri, ntah rencana apa yang berhasil ia perbuat. Tiba2 Mas Dimas dan Mia
datang.
“cieee... ada yang gak mau kehilangan nich.
Ternyata akting leo berhasil juga.” Ujar Mia tertawa
“selamat atas kutukan yang telah hilang !!”
ejek mas Dimas
Ternyata Leo hanya bersandiwara buat ninggalin
Virgy, padahal sebenarnya ia sangat mencintai Virgy. Leo melakukan semua ini
untuk mencari jawaban apakah Virgy mencintainya atau bahkan sebaliknya.
Lalu mereka tertawa dalam bautan kebahagiaan.
Leo berjanji pada Virgy, bahwa ia akan slalu ada untuk Virgi dan menemaninya
untuk 3 hal yang Virgy miliki yaitu hari kemarin, hari ini dah hari kedepannya.